Rel Kereta Api Kalimantan: Harapan yang Belum Terwujud

Rel Kereta Api Kalimantan

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, mengungkapkan harapannya agar proyek pembangunan jalur kereta api di Pulau Kalimantan segera terealisasi. Menurut Sahbirin, proyek transportasi massal ini merupakan salah satu impian yang belum bisa diwujudkannya selama dua periode menjabat sebagai gubernur, dari tahun 2014 hingga 2024.

Pernyataan ini disampaikan Sahbirin saat acara pemancangan tiang pertama pembangunan Gedung DPRD Kalsel dan peletakan batu pertama pembangunan rumah jabatan Gubernur di Banjarbaru, pada Rabu (5/6). “Pembangunan rel kereta api untuk transportasi massal ini merupakan salah satu impian kita yang belum terwujud,” katanya.

Transportasi massal yang memadai diharapkan dapat memudahkan akses masyarakat dan meningkatkan perekonomian di Kalimantan Selatan dan seluruh Pulau Kalimantan. Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Sulhan, mengakui bahwa meskipun proyek ini sudah diusulkan selama 10 tahun terakhir, masih belum ada kejelasan mengenai realisasinya.

Dengan penetapan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, wacana pembangunan jalur kereta api ini kembali mengemuka. Proyek ini tidak hanya diharapkan menjangkau seluruh wilayah Kalimantan tetapi juga negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Kepala Dinas Perhubungan Kalsel, M Fitri Hernadi, menyatakan bahwa informasi dari Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa pembangunan jalur kereta api dari Tanjung ke Banjarmasin baru akan dimulai pada tahun 2030-2035. Jalur ini akan menjadi bagian dari rute kereta api yang menghubungkan IKN dengan daerah-daerah sekitar.

Comments

comments

BACA JUGA  Bali Akan Membangun Kereta Bawah Tanah: Begini Rencananya

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send this to a friend