Sekali Jalan Pulang Pergi *Umur dewasa ≥ 3 tahun, dan umur bayi < 3 tahun.
Gambir
Kota Jakarta
Bandung
Kota Bandung

Sejarah dan Keuntungan Menaiki Kereta Api Gumarang
Kereta api, adalah salah satu alternatif transportasi darat terbaik untuk dipilih banyak orang. Tidak hanya harga tiket lebih murah, akan tetapi keunggulan kereta api lainnya juga patut diperhitungkan. Sehingga, PT KAI (Persero) berusaha untuk selalu memberikan kinerja terbaik agar penumpang merasa nyaman dan tenang selama perjalanan.

Kereta Api Gumarang

PT KAI (Persero), selalu berusaha untuk menghadirkan sebuah kereta api yang bisa meningkatkan kenyamanan perjalanan para penumpang tanah air. Dengan harapan, kereta api dapat menjadi salah satu sarana penghubung antar daerah dan memudahkan mobilitas masyarakat secara luas. Kehadiran kereta api diharapkan dapat meningkatkan pemerataan mobilitas penduduk Indonesia secara cepat dan mudah.

PT KAI (Persero), sebagai penanggung jawab peluncuran kereta api. Kini telah menghadirkan Kereta Api Gumarang sebagai salah satu layanan pengangkut kelas campuran. Berada langsung dibawah pengelolaan Daerah Operasi I Jakarta, KA Gumarang khusus melayani jurusan Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Surabaya Pasar Turi, atau sebaliknya.

Kereta Api Gumarang memberikan pelayanan berupa perjalanan sebanyak satu kali dalam sehari, yaitu pulang pergi. Jauh perjalanan dapat ditempuh dengan jarak mencapai 560 km, dengan waktu tempuh sekitar 11 jam, dan pada kecepatan rata rata 70 sampai 100 km / jam.

Sejarah dan Penamaan Kereta Api Gumarang

Penamaan kereta api Gumarang sendiri berasal dari dua pendapat. Pendapat pertama, menyatakan bahwa KA Gumarang diambil dari nama banteng atau sapi hutan yang sangat gagah berani. Sedangkan pendapat kedua menjelaskan bahwa pemberian Gumarang datang dari nama satu ekor kuda yang ada di dalam cerita legenda Minangkabau, dengan judul Cindua Mato.

Meskipun tidak terdapat kebenaran secara abash terkait penamaan Kereta Api Gumarang ini. Akan tetapi, bukan penghalang dan hambatan bagi KA ternama ini untuk dipadati penumpang setiap harinya. Bukan tanpa alasan kereta kelas campuran ini tiketnya selalu habis, pastinya kenyamanan dan fasilitas mendukung menjadikan kereta ini cukup laris dibandingkan kereta lainnya.

Kereta Api Gumarang sendiri mulai beroperasi sejak 20 Mei tahun 2001. Usut punya usut, dulunya kereta ini bernama Kereta Api Jayabaya Utara yang hanya berfokus kepada pelayanan penumpang kelas bisnis saja. Sebagai salah satu kereta yang mampu melayani tiga kelas dalam satu rangkaian sekaligus, membuat KA Gumarang cukup digemari masyarakat tanah air.

Fasilitas yang dimiliki Kereta Api Gumarang patut diberikan penghargaan. Akomodasi ini menyediakan fasilitas terbaik yang pernah ada, mulai dari AC, toilet, stop kontak, hingga tempat duduk yang berlapiskan kulit dan sofa. Maka, sangat tidak heran apabila kereta kelas campuran ini tiketnya selalu habis setiap harinya.

Kereta Api Gumarang berangkat setelah siang hari, yakni jam 15:45 dari Stasiun Pasar Senen Jakarta untuk bisa berhenti di Stasiun Surabaya Pasar Turi pada jam 03:00, dan sebaliknya. Pada jurusan dan rute ini, kereta api Gumarang akan melewati perjalanan dengan pemandangan sangat menakjubkan, yakni sepanjang Pantai Utara Jawa. Dimana perjalanan ini tidak akan bisa dilupakan oleh setiap penumpang yang menaikinya.

Kereta Api Gumarang merupakan satu satunya jenis KA kelas campuran yang mempunyai titik berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Dalam sekali perjalanan, KA Gumarang bisa mengangkut sekitar 550 penumpang dari kelas yang berbeda. Jika diperhitungkan, kereta kelas campuran ini mampu membawa penumpang dengan menempati angka 3.300 orang setiap harinya. Ini tentu bukan jumlah yang sedikit bagi kereta api kelas campuran.

Tentu saja, terdapat sejumlah keuntungan yang bisa penumpang dapatkan dari menaiki Kereta Api Gumarang. Salah satunya ialah harga tiket kereta yang relatif lebih murah, selanjutnya juga bisa memilih kelas sesuai keinginan dan kebutuhan.



FAQ Tentang Reservasi Tiket Kereta Api